BROKEN HOME SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN PUNK FASHION

Authors

  • Selsa Nabila Putri Institut Seni Indonesia PadangPanjang
  • Fendi Nofrian Institut Seni Indonesia Padang Panjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.367

Keywords:

broken home, punk fashion, haute couture

Abstract

Penciptaan karya tugas akhir yang berjudul “Broken Home sebagai Sumber Ide Penciptaan Punk fashion” merupakan bentuk dari perwujudan busana yang terinspirasi dari broken home sebagai simbol perasaan kehilangan, kekacauan, dan pencarian jati diri. Kondisi keluarga yang retak seringkali meninggalkan luka emosional yang mendalam, dan hal tersebut diterjemahkan ke dalam gaya punk sebuah bentuk ekspresi diri yang kuat, penuh perlawanan, dan tidak konvensional. Dalam perancangan busana, digunakan elemen visual khas punk seperti rantai logam dan peniti yang tidak hanya berfungsi sebagai aksen dekoratif, tetapi juga sebagai simbol luka, perlawanan, dan ketegaran. Warna-warna gelap, potongan tidak simetris, serta detail kasar dipilih untuk memperkuat kesan emosional dan simbolik dari tema yang diangkat. Karya ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa fashion dapat menjadi media penyampai pesan dan bentuk ekspresi terhadap pengalaman hidup yang penuh tantangan. Adapum metode prnciptaaan karya ini yaitu dengan proses esksplorasi Hasil dari perwujudan karya ini adalah karya haute couture dengan penyajian karya berupa fashion show.

References

Burgess, E. W., & Locke, H. J. (1945). The Family: From Institution to Companionship. New York: American Book Company.

Data, S. (2012). Metode Penelitian: Teknik Observasi dan Pengindraan. Bandung: Penerbit Ilmu Sosial.

Indrawati, T., & Dewi, L. (2022). The psychosocial growth of preschool-age children from broken home families. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini.

Komang, A. (2023). Dampak keluarga broken home terhadap anak. Journal Scientific of Mandalika (JSM), 4(7), 108–112.

Martono, J., & Pinandita, A. (2009). Punk: Fesyen, Subkultur, Identitas. Yogyakarta: Halilintar Books.

Risal, A. (2023). Membuat Moodboard: Konsep dan Teknik Penyusunan dalam Desain Visual. Jakarta: Penerbit Desain Kreatif.

Sidiq, A., & Rini, D. (2020). Desain sebagai proses visual kreatif. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 5(2), 87–94.

Widarwati, S. (1996). Tren Mode: Kecenderungan dan Perkembangan Gaya Busana. Yogyakarta: Penerbit Mode.

Downloads

Published

2025-07-26

How to Cite

Putri, S. N., & Nofrian, F. (2025). BROKEN HOME SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN PUNK FASHION. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1140–1147. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.367