BUSANA PENGANTIN JALO BATANTI SEBAGAI PENCIPTAAN EXOTIC DRAMATIC STYLE
DOI:
https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.372Keywords:
Busana pengantin, jalo batanti, exotic dramatic style.Abstract
Busana Pengantin Jalo Batanti merupakan pakaian adat dari daerah Solok yang biasanya dikenakan dalam acara adat bararak perkawinan. Keunikan visual dan kekayaan makna dari busana ini menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan karya dengan pendekatan exotic dramatic style yang menonjolkan kesan mewah, kuat, artistik. Dalam prosesnya diterapkan teknik makrame sebagai aksen dekoratif yang memperkaya nilai estetika karya. Penciptaan karya ini bertujuan mewujudkan dan menampilkan kreativitas perancangan busana yang mampu memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern, serta menggunakan kain songket Silungkang untuk mempertahankan nilai budaya Minangkabau. Proses penciptaan meliputi empat tahap, yaitu eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Hasil karya berupa tiga busana, yaitu (1) Busana Haute Couture, (2) Busana Ready To Wear Deluxe, dan (3) Busana Ready To Wear, yang ditampilkan dalam fashion show di Taman Pelataran Jam Gadang, Bukittinggi sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal memalui pendekatan estetika modern.
References
Atkinson, J. (2012). Fashion Design: Process, Innovation & Practice. London: Laurence King Publishing.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 15–24.
Fadhallah, M. (2020). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Kartika, D., & Suwasana, I. (2024). Eksplorasi Busana Folklore dalam Estetika Kontemporer. Jurnal Desain Mode dan Kriya, 9(1), 10–20.
Kartika, S. (2004). Dasar-dasar Warna dalam Seni Rupa. Bandung: Penerbit Rekayasa Sains.
Khasanah, U. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis. Yogyakarta: Deepublish.
Nabila, R. (2022). Estetika Busana Tradisional Minangkabau. Padang: Andalas Press.
Ni Made, D., et al. (2021). Eksotisme Budaya Lokal dalam Rancangan Busana. Denpasar: Pustaka Budaya.
Nurfirdausiah, & Katiah. (2022). Ready to Wear dan Perkembangannya di Indonesia. Jurnal Mode Indonesia, 5(2), 13–19.
Paramita, D. (2022). Estetika dalam Desain Busana. Bandung: Nuansa Cendekia.
Permata Dewi, R. (2021). Dasar Perancangan Mode. Jakarta: Grasindo.
Poerwadarminto, W.J.S. (1984). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Salim, P. (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern English Press.
Sari, M., et al. (2021). Haute Couture dan Identitas Lokal dalam Fashion Modern. Jurnal Adi Busana, 3(1), 25–33.
Susanto, M. (2011). Estetika: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: FSR ISI Yogyakarta.
Widarwati, T. (1996). Dasar-dasar Desain Busana. Bandung: CV Pustaka Setia.
Widarwati, T. (2000). Tekstil dan Busana. Bandung: CV Pustaka Setia.
White, A. (2010). The Elements of Graphic Design. New York: Allworth Press.
Yunaldi. (2016). Garis dalam Seni dan Desain. Padang: CV Minang Grafika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tri Anggun, Novina Yeni Fatrina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted commercial used, distribution and reproduction in any medium
Ezra Science Bulletin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


