PERJUANGAN NELAYAN SAMOSIR MELAWAN INVASI IKAN RED DEVIL DI DANAU TOBA MELALUI FILM DOKUMENTER CINEMA VERITE

Authors

  • Abeth Nico Saing Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Choiru Pradhono Institut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.381

Keywords:

Film Dokumenter, Danau Toba, Ikan Red Devil, Dokumenter, Cinema Verite, Nelayan, Ekologi

Abstract

Invasi ikan Red Devil (Amphilophus labiatus) di Danau Toba mengancam ekosistem perairan dan mengganggu mata pencaharian nelayan tradisional di Samosir. Penulis menyikapi isu ini melalui pendekatan sinematik berbasis gaya cinema verite dalam film dokumenter berjudul Jerat Merah di Danau Toba. Gaya ini memungkinkan penyampaian realitas secara otentik, mengandalkan pengambilan gambar langsung tanpa narasi, skenario, atau minim intervensi. Hasil karya ini diharapkan dapat menjadi bentuk advokasi visual yang efektif dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap isu spesies invasif dan pentingnya pelestarian lingkungan perairan serta budaya lokal yang hidup di sekitarnya.

References

Ayawaila, G. R. (2017). Dokumenter Dari Ide hingga Produksi. Jakarta: FFTV-IKJ Press.

Fachruddin, A. (2017). Dasar-Dasar Produksi Televisi: Produksi Berita, Feature, Laporan Investigasi, Dokumenter, dan Teknik Editing. Jakarta: Kencana.

Jaya, I. (2019). Ekosistem Danau Toba: Sejarah Ekologi dan Konservasi. Medan: Universitas Sumatera Utara Press.

Nichols, B. (2010). Introduction to Documentary. Bloomington: Indiana University Press.

Rabiger, M. (2009). Directing the Documentary. Burlington: Focal Press.

Wibowo, F. (2007). Teknik Produksi Program Televisi. Yogyakarta: Pinus Book Publisher.

Downloads

Published

2025-07-29

How to Cite

Saing, A. N., & Pradhono, C. (2025). PERJUANGAN NELAYAN SAMOSIR MELAWAN INVASI IKAN RED DEVIL DI DANAU TOBA MELALUI FILM DOKUMENTER CINEMA VERITE. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1277–1286. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.381