MAKANAN TRADISIONAL BASO KABUPATEN AGAM DALAM FOOD PHOTOGRAPHY
DOI:
https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.405Keywords:
Makanan Tradisional, Kecamatan Baso, Food Photography, Budaya Lokal, Visualisasi.Abstract
Karya yang berjudul “Makanan Tradisional Kecamatan Baso, Kabupaten Agam dalam Food Photography” Makanan tradisional adalah hidangan yang diwariskan dari generasi ke generasi, menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan identitas suatu daerah. Di Indonesia, setiap daerah memiliki kekayaan kuliner tradisionalnya masing-masing, tak terkecuali Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Salah satu Kecamatan di Agam yang memiliki beragam makanan tradisional adalah Baso. Terinspirasi dari kekayaan kuliner lokal Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, yang sarat akan nilai budaya namun mulai terlupakan seiring perkembangan zaman. Makanan khas seperti Randang Cubadak, Dendeng Pucuak Ubi, hingga Gulai Rabuang kini jarang ditemukan dan kurang terdokumentasikan secara visual, sehingga tidak dikenal luas oleh generasi muda. Melalui pendekatan food photography, karya ini bertujuan menciptakan representasi visual yang estetis dan komunikatif terhadap makanan tradisional sebagai bentuk pelestarian sekaligus promosi budaya lokal. Proses penciptaan dimulai studi literatur, wawancara dengan tokoh Bundo Kanduang, observasi langsung, serta penerapan teknik fotografi seperti pengaturan lighting, eksplorasi angle, komposisi visual, dan color grading. Karya ini disusun dalam tiga pendekatan: dokumentatif, promosi, dan artistik, agar makanan tradisional Baso dapat dikenal lebih luas dan tetap hidup dalam ingatan visual masyarakat.
References
Abdurahman, Eka Hujaemah, Mida Midiawati, Siti Salamah, Siti Saroh, Tin Wartini, (2023). Pendampingan Pedagang Makana Tradisional Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Dengan Kreativitas Olahan Makanan di Kampung Ciseureh Desa Mekarjaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa.
Admin, 2021. Menikmati Keindahan Alam dari Atas Awan di Puncak Alai dalam https://arasynews.com/menikmati-keindahan-alam-dari-atas-awan-di-puncak-alai/, diakses pada 10 Februari 2025.
Alya Diti Adlina, (2019). Nuansa Modern Jajanan Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta: Penciptaan Food Photography. Skripsi Tugas Penciptaan Seni Fotografi.
Catri, Indra dan Welfizar. 2018. Kuliner Rang Agam Makanan Khas Kabupaten Agam. Agam: Agam Outlook
Emas, C. A. P. (2018). Ingredients of Rendang Dalam Penciptaan Karya Food Photography. DESKOVI: Art and Design Journal.
Heru, K., Masta, P. K., & Saputra, I. (2023). Makanan India di Pariaman Dalam Food Photography. Matalensa: Journal of Photography and Media.
Mardiana, (2021). Sumbareh Dalam Food Photography. Matalensa: Journal of Photography and Media.
Masta, P.K., & Emas, C.A.P, (2023). Makanan Tradisional Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Food Photography. Matalensa: Journal of Photography and Media.
Pranoto, Dodi, Apriyanto, and Samaratungga, (2021). Produk Kulit Decraftsman Dalam Fotografi Komersial.Specta.
Ra’uf Albana dan Regina Octavia Ronald, (2023). Teknik Levitasi Dalam Food Photography Yang Mengangkat Makanan Tradisional Sunda. Phd Thesis Fotografi.
Sulistino Zaki, (2022). Jajanan Khas Padang Pariaman Dalam Food Photography. Matalensa: Journal of Photography and Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lailatul Rahmi, Indah Susanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted commercial used, distribution and reproduction in any medium
Ezra Science Bulletin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



