ANALISIS FOTO ARSIP DI RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA DALAM KAJIAN FOTOGRAFI DOKUMENTER

Authors

  • Karisma Nur Aini Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Ivan Saputra Insititut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.411

Keywords:

fotografi dokumenter, museum, Bung Hatta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis foto arsip yang terdapat di Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi dengan menggunakan pendekatan fotografi dokumenter. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi foto arsip sebanyak 20 buah yang berasal dari periode 1945 hingga 1970. Analisis dilakukan menggunakan teori EDFAT (Entire, Details, Frame, Angle , Time) untuk mengkaji aspek teknis pengambilan gambar, komposisi, serta nilai historis dan simbolik yang terkandung dalam foto-foto tersebut. Ide dan konsep penelitian ini berfokus pada pemahaman foto arsip sebagai media dokumentasi visual sekaligus simbolik yang merefleksikan perjalanan hidup, perjuangan, dan nilai-nilai Bung Hatta sebagai tokoh proklamator dan wakil presiden pertama Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto-foto arsip tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi sejarah visual, tetapi juga memperkuat pesan historis dan emosional melalui teknik pengambilan gambar, komposisi, dan waktu pengambilan foto. Foto-foto ini juga menggambarkan suasana sosial-politik Indonesia pada masa transisi kemerdekaan hingga awal pembangunan nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran arsip foto sebagai sumber sejarah visual dan memperkaya kajian fotografi dokumenter dalam konteks sejarah Indonesia.

References

Absor, U. (2017). Religious Archives: Peran Arsip Dan Dokumentasi Dalam Penulisan Sejarah. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 2(1), 57–70. http://ejournal.uin-suka.ac.id/pasca/jkii/article/view/1082/17#

Ad’nisa, R. T., & Sari, M. P. (2021). Pengaruh Fotografi Jurnalistik Terhadap Masyarakat Pada Media Online. Jurnal Jurnalisa, 7(2), 149. https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jurnalisa/article/view/21445

Atmana, D. rahma cairunisia. (2023). Fotografi Dokumenter. Masyarakat Suku Nias Afdeling Juliet Dalam Fotografi Dokumenter, 212.

Basuki, S. (2022). Pengantar Ilmu Kearsipan. Universitas Terbuka, 1(1), 1–50. http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/ASIP4101-M1.pdf

Bonggo, A. A., Baskoro, B., & Yulianto, Y. H. (2019). Perancangan Fotografi Dokumenter Pengerajin Penyandang Difabel Di Yayasan Tiara Handicraft Surabaya. Jurnal DKV Adiwarna, 4. http://www.tribunnews.com/regional/2017/12/07/mal%0Ahttp://publication.petra.ac.id/index.php/dkv/article/view/8629

Effendhie, D. M. (2019). Arsip, Memori, dan Warisan Budaya. Publikasi dan Pamera Arsip Edisi 2, 1–59.

Kusuma, S. S., . G., & Ajidarma, S. G. (2023). Adat Kawin Cai dalam Karya Fotografi Dokumenter. MAVIB Journal, 5(1), 93–102. https://doi.org/10.33050/mavib.v5i1.2983

Laksana, S. A. D. (2024). Peran fotografi dalam pengarsipan. Jurnal IMAJI: Film, Fotografi, Televisi, dan Media Baru, 15(2), 106–114. https://doi.org/10.52290/i.v15i2.188

Mukmin, P. (2021). Ikonisitas dalam Arsip Foto Karya Seni Rupa Dua Dimensional. Jurnal Rupa, 6(2), 90. https://doi.org/10.25124/rupa.v6i2.3823

Prasetyo, A., Murtono, T., & Riset, K. (2019). PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI DOKUMENTER : “ PETANI KOPI KARANGANYAR LAWU ” DENGAN METODE EDFAT LAPORAN PENELITIAN ARTISTIK ( PENCIPTAAN SENI ) INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

Putra Handana, H. K. (2015). Perkembangan fotografi diindonesia. 15(2), 115–124. https://doi.org/10.52290/i.v15i2.200

Romadhoni, A. (2023). Pengaruh Fotografi Jurnalistik Pada Media Online. IMAJI: Film, Fotografi, Televisi, & Media Baru, 14(2), 98–107. https://doi.org/10.52290/i.v14i2.115

Sugiyono. (2014). Kerangka Konsep. 6–21.

Sulaiman, N. P., & Sari, M. P. (2022). Karya Fotografi sebagai Arsip Sejarah Perkembangan Busana Etnik Wanita di Pulau Jawa. Suparyanto dan Rosad (2015, 6(2), 725–739.

Tavares, H. M. (2016). Pedagogies of the Image: Photo-archives, Cultural Histories, and Postfoundational Inquiry. http://ebookcentral.proquest.com/lib/uwa/detail.action?docID=4558195

Wattimena, R. A. . (2016). Mengurai Ingatan Kolektif Bersama Maurice Halbwachs, Jan Assmann dan Aleida Assmann dalam Konteks Peristiwa 65 di Indonesia. Studia Philosophicca Et Theologica, 16(2), 164–196. https://ejournal.stftws.ac.id/index.php/spet/article/view/41

Widyarsono, T. (2014). Modul 1: Diseminasi Informasi Arsip. Publikasi dan Pameran Arsip, 1.1-1.38.

Wulandari, F. (2017). Fotografi Esai : ODHA dan Lingkungannya. Perpustakaan ISI Yogyakarta.

Zalmi, F. A. Z., & Susetyo, T. A. (2024). Analisis Bibliometrik Tren Publikasi Arsip Digital Berdasarkan Database Scopus 2014-2024. Shaut Al-Maktabah : Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 16(1), 89–103. https://doi.org/10.37108/shaut.v16i1.1393

Downloads

Published

2025-08-04

How to Cite

Karisma Nur Aini, & Ivan Saputra. (2025). ANALISIS FOTO ARSIP DI RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA DALAM KAJIAN FOTOGRAFI DOKUMENTER. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1507–1518. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.411