EMOSIONAL MENTAL HEALTH DALAM FOTOGRAFI STILL LIFE
DOI:
https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.416Keywords:
Emotional, Mental Health, Still Life Photography, SemioticsAbstract
Penciptaan karya tugas yang berjudul “Emosional Mental Health Dalam Fotografi Still Life” ini bertujuan sebagai media untuk merefleksikan kondisi emosional dan kesehatan mental (emosional mental health). Pengkarya memvisualisasikan sepuluh emosi positif dan sepuluh emosi negatif ke dalam bentuk fotografi still life melalui objek benda mati seperti vas bunga, gelas, piring, jam, dan elemen simbolik lainnya. Dalam proses penciptaannya, teori semiotika Charles Sanders Peirce digunakan untuk menerjemahkan tanda-tanda visual ke dalam makna emosional, serta teori psikologi warna dan pencahayaan fotografi digunakan untuk memperkuat pesan visual. Penciptaan karya dilakukan melalui tahap persiapan, perancangan, perwujudan, penyajian, dan pameran. Hasilnya adalah 20 karya foto yang dipamerkan sebagai bentuk ekspresi personal dan media edukatif untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental melalui seni visual. Karya ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam penggunaan seni sebagai sarana terapi emosional. Dalam Fotografi Still Life berjumlah sebanyak 20 karya foto dan dicetak di atas media photo paper laminating doff.
References
Goleman, D. (1996). Emotional Intelligence KECERDASAN EMOSIONAL (T. Hermaya, Ed.; pertama). PT. Gramedia Pustaka Pertama.
Goleman, D. (2005). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam.
K, F., & Dewi Aisyah. (2021). Peningkatan Kesehatan Mental Anak Dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman. Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.51339/isyrof.v3i1.292
Rokom. (2023). Menjaga Kesehatan Mental Para Penerus Bangsa. In sehat Negeriku. sehat Negeriku.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 khairiah, Cindi Adelia Putri Emas (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted commercial used, distribution and reproduction in any medium
Ezra Science Bulletin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


