PEMERANAN TOKOH JULIE DALAM NASKAH MISS JULIE KARYA AUGUST STRINDBERG TERJEMAHAN TOTO SUDARTO BACHTIAR SADURAN EDY SUISNO MENGGUNAKAN METODE STANISLAVSKY

Authors

  • Ayu Amelia Kuswoyo Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Desi Susanti Institut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.421

Keywords:

Miss Julie, Pemeranan, Stanislavsky, Tokoh Julie

Abstract

Membahas proses penciptaan pemeranan tokoh Julie dalam naskah Miss Julie karya August Strindberg, yang diterjemahkan oleh Toto Sudarto Bachtiar. Drama naskah ini mengangkat tema ketidaksetaraan antara bangsawan prancis (aristokrat) dan kaum menengah ke bawah (borjuis), sehingga menentang hubungan status kelas sosial antara Julie dengan Zhang. Penulisan ini bertujuan mengidentifikasi dasar pemilihan naskah, menganalisis metode penciptaan karakter, dan mengevaluasi komunikasi karakter kepada penonton. Dengan teknik Stanislavsky, khususnya pendekatan To Be, proses penciptaan menekankan observasi, imajinasi, mengidentifikasi tokoh Julie, menumbuhkan tokoh Julie dan menjiwai tokoh Julie, dimulai dari analisis naskah hingga eksperimen panggung. Karakter Julie yang angkuh dan emosional yang labil ditampilkan melalui variasi emosi, gestur, dan eksplorasi vokal untuk menghidupkan karakter dan menyampaikan pesan yang ada dalam naskah. Hasil penulisan menunjukkan bahwa metode Stanislavsky efektif dalam menciptakan pemeranan yang kompleks, mendalam, dan interaktif, memperkuat hubungan emosional dengan penonton sekaligus menguatkan pesan dalam naskah ini.

References

Amelia, A. (2025). Pemeranan Tokoh Julie dalam Naskah Miss Julie Karya August Strindberg Terjemahan Toto Sudarto Bachtiar Saduran Edy Suisno Menggunakan Metode Stanislavsky. Skripsi. Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

Bakdi, S. (2001). Jagat Teater. Yogyakarta: Media Pressindo.

Bengtsson, E. (2019). The Swedish Sonderweg in Question: Democratization and Inequality in Comparative Perspective, c.1750–1920. The Past and Present Society. Oxford: Oxford University Press.

Bertens, K. (2006). Psikoanalisis Sigmund Freud. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Bertens, K. (2016). Psikoanalisis Sigmund Freud. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Carnicke, S. M. (2009). Stanislavsky in Focus: An Acting Master for the 21st Century (2nd ed.). Abingdon: Routledge.

Dewojati, C. (2012). Drama Sejarah: Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Javakarsa Media.

El Saptaria, R. (2006). Panduan Praktis Akting untuk Film dan Teater. Bandung: Penerbit Rekayasa Sains.

Juariyah. (2017). Dramaturgi Goffman dalam Kehidupan Politik dan Penjara. Prosiding Penguatan Komunitas Lokal Menghadapi Era Global (hlm. 238–247). Jember: Universitas Muhammadiyah Jember.

Littlejohn, S. W. (1996). Theories of Human Communication (5th ed.). Belmont: Wadsworth.

Marcionis, J. J. (2006). Society: The Basics (8th ed.). New Jersey: Upper Saddle River.

Mulyana, D. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Novianto, W. (2015). Realisme Epik dalam Pertunjukan Lakon KUP Teater Segogurih Yogyakarta. Surakarta: ISI Press.

Pramayoza, D. (2006). Skenografi dan Material Dramaturgis. Jurnal Komindok Gema Seni, 1(2), November 2006.

Pratama, I. (2019). Akting Stanislavsky (Cetakan kedua). Lampung: Lampung Literature.

Putu, P., dkk. (2021). Sanksi Terlarang pada Perkawinan Nyeburin Antarwangsa di Bali. Widya Katambung: Jurnal Filsafat Agama Hindu, 12(1). E-ISSN: 2797-3603.

Rinawati, R. (2006). Dramaturgi Poligami. Mediator: Jurnal Komunikasi, 7(1), 147–161.

Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern (Terj. S. Pasaribu, Rh. Widada, dan E. Adinugraha). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Salsabila, N. (2024). Identitas Budaya Nasional dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka dan Filmnya. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 2(4). Online ISSN: 2988-6309.

Soemanto, B. (2001). Jagat Teater. Yogyakarta: Media Pressindo.

Stanislavsky, C. (1963). An Actor’s Handbook: An Alphabetical Arrangement of Concise Statements on Aspects of Acting (Ed. & Trans. Elizabeth Reynolds Hapgood). New York: Theatre Arts Books.

Stanislavsky, C. (1980). Persiapan Seorang Aktor. Jakarta: Pustaka Jaya.

Stanislavsky, C. (2008). Membangun Tokoh (Terj. Slamet Rahardjo Djarot). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Widodo, S. (2010). Anatomi dan Perkembangan Teori Sosial. Malang: Aditya Media Publishing.

Yudiaryani. (2002). Panggung Teater Dunia. Yogyakarta: Pustaka Gondho Suli.

Sumber Online

https://youtu.be/KCRr-oTeOTE?si=bU5chp951YzHJFgM

https://www.encyclopedia.com/people/literature-and-arts/film-and-television-biographies/miss-julie#F

https://hot.detik.com/art/d-1930532/miss-julie-nafsu-dan-cinta-di-malam-pesta-musim-panas#goog_rewarded

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Kuswoyo, A. A., & Susanti, D. (2025). PEMERANAN TOKOH JULIE DALAM NASKAH MISS JULIE KARYA AUGUST STRINDBERG TERJEMAHAN TOTO SUDARTO BACHTIAR SADURAN EDY SUISNO MENGGUNAKAN METODE STANISLAVSKY. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1614–1620. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.421