PENATAAN SET ARTISTIK PADA FILM HOME SWEET LOAN DI ARTHERAPHY INDONESIA DEPOK

Authors

  • Dicky Wahyudi Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Dynia Fitri Insititut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.525

Keywords:

Riset Pengembangan Profesi, Set Dresser, Artistik Film, Home Sweet Loan, Artheraphy Indonesia.

Abstract

Riset dan Pengembangan Profesi merupakan mata kuliah wajib di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa ke dalam dunia kerja profesional. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program magang sebagai Set Dresser Artistik Film di Artheraphy Indonesia pada produksi film layar lebar Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie. Pelaksanaan riset meliputi tahapan pra produksi dan produksi, seperti riset visual, perencanaan konsep artistik, penataan set dan properti, serta penyesuaian elemen visual sesuai arahan Art Director. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran Set Dresser memiliki kontribusi penting dalam membangun atmosfer, mendukung narasi, dan memperkuat unsur mise en scène dalam film. Melalui program ini, penulis memperoleh pengalaman kerja profesional, peningkatan keterampilan teknis dan kreatif, serta pemahaman nyata mengenai sistem kerja dan dinamika produksi di industri perfilman. Kegiatan riset dan pengembangan profesi ini diharapkan dapat menjadi bekal kompetensi bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di bidang artistik film.

References

Asih Sayekti, A. (2015). Analisis konsep tata artistik [Skripsi, Jurusan Televisi, Institut Seni Indonesia Yogyakarta].

Barnwell, J. (2020). Production Design for Screen: Visual Storytelling in Film and Television (hal. 172–197). London: Bloomsbury Visual Arts.

Bruno, G. (2002). Atlas of emotion: Journeys in art, architecture, and film.

Donaldson, L. F. (2014). Texture in film. Basingstoke, UK: Palgrave Macmillan.

Esterberg, K. G. (2015). Qualitative methods in social research (2nd ed.). New York: McGraw-Hill.

Hudson, S., & Ritchie, J. R. B. (2006). Film tourism and destination marketing: The case of Captain Corelli’s Mandolin. Journal of Vacation Marketing

Pratista, Himawan. 2017. Memahami film edisi kedua. Kregan037/02 Sanggarahan Wedomartani Ngemplak Sleman DIY: Montase Pres

Ratna, N. K. (2015). Metodologi penelitian: Kajian budaya dan ilmu sosial humaniora pada umumnya.

Sugiyono. 2013. Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D.

Smyth, A. B. “The Importance of Set Decoration in Film Production.” Journal of Film Studies

Shorter, G. (2012). Designing for Screen: Production Design and Art Direction Explained.

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Dicky Wahyudi, & Dynia Fitri. (2026). PENATAAN SET ARTISTIK PADA FILM HOME SWEET LOAN DI ARTHERAPHY INDONESIA DEPOK. EZRA SCIENCE BULLETIN, 4(1), 60–68. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.525