DESA LEBONG TANDAI “MINI BATAVIA” DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER

Authors

  • Miftahul Fiqri institut seni indonesia
  • Benny Kurniadi

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.552

Keywords:

Fotografi Dokumenter, Lebong Tandai,, Kolonial Belanda, Emas

Abstract

“Desa Lebong Tandai “Mini Batavia” dalam Fotografi Dokumenter” merupakan penciptaan karya fotografi yang bertujuan untuk merekam dan merepresentasikan realitas sosial, ekonomi, serta lanskap geografis desa yang memiliki sejarah pertambangan dan peninggalan sejarah era kolonial Belanda. Penciptaan karya ini menggunakan beberapa metode penelitian, diantaranya eksplorasi, studi literatur, wawancara, dan akhirnya di visualkan dalam bentuk karya fotografi dokumenter. Desa ini memiliki sejarah panjang pertambangan emas bawah tanah, bangunan-bangunan kolonial, serta sistem infrastruktur peninggalan era Nederlandsch-Indische yang menjadikannya dijuluki sebagai “Mini Batavia”. Proses penciptaan karya ini meliputi perancangan konsep, perencanaan, pengambilan gambar, seleksi karya, penyuntingan gambar, hingga akhir penyajian dalam bentuk pameran. Hasil akhir dari penciptaan ini menghasilkan sebanyak 22 karya, menampilkan bagaimana kondisi lanskap geografis desa Lebong Tandai, peninggalan sejarah yang masih ada, pemukiman penduduk, aktivitas masyarakat, serta bagaimana eksistensi emas di desa Lebong Tandai. Hasil penciptaan karya fotografi dokumenter ini menunjukkan bahwa Desa Lebong Tandai menyimpan narasi visual yang kuat terkait dinamika kehidupan masyarakat, warisan sejarah yang di tinggalkan, serta kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Fotografi dokumenter digunakan sebagai medium untuk menyampaikan fakta visual secara objektif, sehingga mampu membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang identitas lokal desa tersebut. Karya ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pelestarian warisan sejarah yang pernah dan masih ada serta memperkaya khazanah fotografi dokumenter sebagai media penelitian sosial, budaya, ekonomi, dan arsip yang berguna di masa mendatang.

Kata Kunci: Fotografi Dokumenter, Lebong Tandai, Eksplorasi, Kolonial Belanda, Emas.

References

Berutu, A & Isnaini, D. (2013). Analisis Foto Jurnalistik Mengenai Kerusuhan Di Mesuji Lampung Pada Harian Kompas. Universitas Sumatera Utara.

Hidayat, M. A. (2019). BATAVIA KECIL DIBUMI RAFFLESIA (Potret kehidupan penambang emas di Desa Lebong Tandai).

Hidayati, M. (2017). ESSAY PHOTOGRAPHY: BABURU KANDIAK DI MINANGKABAU SKRIPSI TUGAS AKHIR KARYA SENI JURUSAN FOTOGRAFI FAKULTAS SENI MEDIA REKAM INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA 2017 UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta.

Hurlburt, A. (1971). Layout: The Design of the Printed Page. New York: Van Nostrand Reinhold

Jhon Hedgeccoe, 1996 The Photo Essay. New York: New Introductory Photography Course.

Mentari, G. (2022). Kajian Arkeologis Terhadap Jembatan Peninggalan Masa Kolonial di Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 11(2), 140–152. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2022.61

Mainaki, T. R., & Wahyuni, E. (2024). TINTA EMAS BATAVIA KECIL DI BUMI RAFFLESIA (Lebong Tandai dari Masa ke Masa). Journal of Comprehensive Science.

Sugiarto, Atok. (2005). Paparazi Memahami Fotografi Kewartawanan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Svarajati, Tubagus P. (2013). Photogagos: Terang- Gelap Fotografi Indonesia. Semarang: Suka Buku.

Taufik, M., & Wikan, D. (2017). Perancangan Fotografi Esai “Semarang City By The Sea” dengan Pendekatan Edfat. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 3(02), 204–212. https://doi.org/10.33633/andharupa.v3i02.1529

Wijaya, T. (2016). Photo Story Handbook “Panduan Membuat Foto Cerita.” PT Gramedia Pustaka Utama.

Wijaya, T. (2018). Literasi Visual “Manfaat dan Muslihat Fotografi.” PT Gramedia Pustaka Utama.

Wijaya, T. (2011). Foto Jurnalistik dalam Dimensi Utuh. Jakarta:

Sahabat.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Miftahul Fiqri, & Benny Kurniadi. (2026). DESA LEBONG TANDAI “MINI BATAVIA” DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER. EZRA SCIENCE BULLETIN, 4(1), 247–257. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.552