ESTETIKA PERTUNJUKAN DIKIA MAULUIK PARIAMAN DALAM PERSPEKTIF ETNOMUSIKOLOGI

Authors

  • Zulfadli Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia
  • Elizar Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.569

Keywords:

Dikia Mauluik, Pariaman, estetika, etnomusikologi, seni pertunjukan, musik tradisional

Abstract

Dikia Mauluik merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional masyarakat Pariaman, Sumatera Barat, yang berkembang dalam konteks peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertunjukan ini memadukan unsur musik vokal, sastra lisan, ritual keagamaan, dan ekspresi budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika pertunjukan Dikia Mauluik dari perspektif etnomusikologi dengan menelaah unsur musikal, performativitas, dan makna sosial-budaya yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif interpretatif melalui studi pustaka dan pendekatan etnomusikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika Dikia Mauluik tidak hanya terletak pada struktur musikal berupa pola melodi, ritme, dan teknik vokal, tetapi juga pada interaksi antara pemain, audiens, dan konteks ritual yang melingkupinya. Keindahan pertunjukan dibangun melalui keselarasan antara nilai religius, ekspresi emosional, dan identitas budaya masyarakat Pariaman. Dalam perspektif etnomusikologi, Dikia Mauluik dipahami sebagai praktik musikal yang berfungsi sebagai media transmisi nilai-nilai keislaman sekaligus representasi kearifan lokal masyarakat Minangkabau.

References

Blacking, J. (1973). How Musical Is Man? Seattle: University of Washington Press.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Djelantik, A. A. M. (1999). Estetika: Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Merriam, A. P. (1964). The Anthropology of Music. Evanston, IL: Northwestern University Press.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Navis, A. A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Pers.

Nettl, B. (2005). The Study of Ethnomusicology: Thirty-One Issues and Concepts. Urbana and Chicago: University of Illinois Press.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Zulfadli, & Elizar. (2026). ESTETIKA PERTUNJUKAN DIKIA MAULUIK PARIAMAN DALAM PERSPEKTIF ETNOMUSIKOLOGI. EZRA SCIENCE BULLETIN, 4(1), 504–515. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.569