INOVASI BUSANA PESTA MALAM BERMOTIF "KALUAK PAKU" DENGAN TEKNIK HIAS BORDIR
DOI:
https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.595Keywords:
Kaluak Paku motif, Evening Wear, EmbroideryAbstract
Inovasi Busana Pesta Malam Bermotif Kaluak paku Dengan Teknik Hias Bordir terinspirasi dari keindahan motif tradisional minangkabau yaitu kaluak paku. motif ini menggambarkan kebersamaan, tanggung jawab dan keluwesan hidup yang dituangkan kedalam busana pesta malam modern. Adapun busana pesta malam ini menggunakan siluet A-line, dan L dalam penciptaan karya ini menggunakan teknik butik dan menggunakan bahan kawasaki silk, tenun Silungkang, beludru, dan organza. Metode penciptaan yang dilakukan dimulai dari persiapan yaitu mencari referensi atau buku yang berkaitan dengan ide penciptaan yang dibuat melakukan busana pesta malam untuk mendapatkan sumber ide penciptaan untuk mengenal lebih dalam tentang bentuk karya yang dihasilkan. Bentuk penyajiannya berupa fashion show , kemudian detail utama pada karya ini menerapkan ragam hias motif kaluak paku yang diwujudkan menggunakan teknik bordir manual yang halus, dikombinasikan dengan payet serta manik -manik untuk memberikan efek kilau mewah. Busana pesta malam ini menggunakan tingkatan busana ready to wear dengan judul “Rantiang Kaluak”, ready to wear deluxe “Kaluak Rancak”, dan haute couture “Ratu Kaluak”.
References
Abidin dkk. (2019).”Urgensi Literasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Industri 4.0”.Jurnal Literasi Kita Indonesia.Vol.5.No. 1.
Bahrudin, A. (2017).Ornamen Minangkabau “Dalam Perspektif Ikonografi. Padang Panjang.
Enny Z. Khayati, (1998). Pembuatan Busana III. Yogyakarta :JurnalFPTK IKIP. Yogyakarta.
Garang, A. Dt. (2019). Ragam Hias Minang Kabau. Pemerintah Sumatra Barat.
Kartika, D. S., & Prawira, N. G.(2004).Pengantar Estetika. Bandung: Rekayasa Sains.
Loita, A. dkk (2018).Variasi Bentuk Dan Makna Motif Bordir di Sentra Bordir Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni.
Pratiwi, D.O., & Yuningsih, S. (2022). Perancangan Busana Ready to Wear Menggunakan Teknik Bordir dengan Inspirasi Motif Benang Bintik. Moda: The Fashion Journal, 4(2).
Sachari, (2002), Estetika: Makna, Simbol dan Daya, ITB, Bandung.
Sanyoto, S.E. (2009). Nirmana Elemen-elemen Seni dan Desain.Jalasutra.
Sri Widarwati. (2000). Disain Busana I. Yogyakarta : Jurusan PKK FTUNY.
Sugiyono.(2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung Penerbit Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salmi Khairani, Dini Yanuarmi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted commercial used, distribution and reproduction in any medium
Ezra Science Bulletin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


