RASUNAH PEREMPUAN PENCARI BERONDOL SAWIT DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER

Authors

  • Nunung Sagita Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia
  • Yuli Hendra Multi Albar Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.605

Keywords:

Rasunah, Brondol Sawit, Perempuan Lansia, Photo Story, Fotografi Dokumenter.

Abstract

Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam perekonomian nasional dan daerah, namun di balik besarnya ^ industri tersebut terdapat fenomena sosial yang jarang diperhatikan, yaitu ketergantungan masyarakat terhadap sisa produksi perusahaan sawit melalui aktivitas pencarian brondol sawit. Kondisi ini banyak dijalani oleh perempuan di pedesaan, termasuk perempuan lanjut usia yang harus menjalani peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola rumah tangga. Karya fotografi dokumenter berjudul “Rasunah Perempuan Pencari Brondol Sawit dalam Fotografi Dokumenter” bertujuan merekam kehidupan Ibu Rasunah sebagai perempuan pencari brondol sawit di Desa Bunga Tanjung, Mukomuko, Bengkulu, melalui pendekatan fotografi dokumenter yang menyajikan realitas sosial secara faktual dan naratif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, studi pustaka, dan wawancara guna memperoleh gambaran mengenai kondisi sosial, ekonomi, serta aktivitas kehidupan pencari brondol sawit. Proses penciptaan karya dilakukan melalui tahap eksplorasi, perancangan konsep visual, pengambilan gambar, hingga penyajian karya dalam bentuk photo story yang divisualisasikan ke dalam 21 karya foto. Karya-karya tersebut menampilkan aktivitas kerja, kondisi lingkungan perkebunan sawit, interaksi sosial pekerja, hingga potret detail tubuh sebagai simbol kerja keras dan ketahanan hidup perempuan lansia di sektor informal. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai media refleksi terhadap isu ketergantungan masyarakat pada sisa produksi industri sawit, kerentanan perempuan lansia, serta invisibilitas kerja perempuan di sektor informal.

References

Ardelia, & Pramiyanti. (2025). Peran Ganda Perempuan Pekerja Informal dan Kerentanan Sosial-Ekonomi. Jurnal Kajian Gender Dan Pembangunan Sosial, 10(1), 45–60.

Ardianto, E., & Q-Anees, L. K. (2007). Filsafat Ilmu Komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Dzikril, A. (2019). Brondol Sawit dalam Industri Kelapa Sawit. Jurnal Perkebunan.

Freeman, M. (2022). The Photographer’s Eye: A Graphic Guide (2nd Edition).

Ilex Press.

Gani, I., & Riski, B. (2017). Jurnalistik Foto. Prenadamedia Group. Gustami, S. P. (2007). Butir-Butir Mutiara Estetika Timur: Ide Dasar

Penciptaan Seni Kriya Indonesia. Prasista.

Mayangsari, R. R. I. A. (2011). Photo Story: Pendekatan Visual dalam Fotografi Cerita. Gramedia Pustaka Utama.

Mulyaningrum, Y. W. (2015). Fotografi Dokumenter. Andi.

Read, J. A., & Donnai, D. (2003). The Photogrammetric Record: Aerial Photography and Image Interpretation. Blackwell Publishing.

Romadhoni. (2023). Peran Foto Jurnalistik dalam Media Massa Digital.

Jurnal Komunikasi Visual.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Nunung Sagita, & Yuli Hendra Multi Albar. (2026). RASUNAH PEREMPUAN PENCARI BERONDOL SAWIT DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER. EZRA SCIENCE BULLETIN, 4(2), 782–793. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.605