OPTIMALISASI FUNGSI PERPUSTAKAAN DENGAN SIGMA (SISTEM INOVASI GARUT MEMBACA) BAGI WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS IIA GARUT
DOI:
https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.622Keywords:
perpustakaan, pembinaan, kepribadian, pemasyarakatan, pojokbaca, literasiAbstract
Artikel ini memaparkan inovasi dan implementasi program SIGMA (Sistem Inovasi Garut Membaca), sebuah program intervensi pembinaan kepribadian terpadu yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Garut dari Juni hingga Agustus 2026. Program ini mengatasi ketidakseimbangan signifikan antara intervensi pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan. SIGMA mengintegrasikan tiga pilar utama: kegiatan diskusi literasi (Story Sharing), pengajaran literasi dasar bagi narapidana buta huruf, dan sharing session psikologis. Diimplementasikan melalui jadwal rotasi dengan manajemen kuota ketat (maksimal 15 peserta per sesi), program berhasil merevitalisasi perpustakaan lapas yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi pusat rehabilitasi kepribadian yang aktif. Temuan utama menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas intelektual, pengurangan masalah perilaku, dan peningkatan stabilitas psikologis di kalangan peserta. Program menghasilkan dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi, dokumentasi video pencapaian literasi, dan catatan kehadiran komprehensif yang berfungsi sebagai bukti pemenuhan hak integrasi. Pendekatan inovatif ini mencerminkan sistem pemasyarakatan humanis yang menyeimbangkan protokol keamanan dengan hasil rehabilitatif, menawarkan model berkelanjutan bagi lembaga pemasyarakatan lainnya.
References
Dwiatmodjo, A. (2020). Rekonstruksi model pembinaan narapidana: Penyeimbangan antara aspek kepribadian dan kemandirian. Jurnal Hukum Pembaruan, 7(2), 112–125.
Harsono, A. (2021). Paradigma andragogi dalam rehabilitasi sosial warga binaan di dalam lembaga pemasyarakatan. Jurnal Kriminologi Indonesia, 17(1), 89–102.
Pena Garut. (2026). Lapas Garut borong prestasi dinobatkan terbaik se-Jawa Barat di kegiatan industri. Diakses dari https://penagarut.com/lapas-garut-borong-prestasi-dinobatkan-terbaik-se-jawa-barat-di-kegiatan-industri/
Pradana, R., & Santoso, B. (2023). Akselerasi literasi berbasis inklusi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan. Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 44(2), 155–168.
Prasetyo, B., & Wijaya, K. (2024). Integrasi pilar pembinaan kepribadian dan kemandirian dalam akselerasi reintegrasi sosial narapidana. Jurnal Pembaruan Hukum Pidana dan Sistem Pemasyarakatan, 8(1), 15–30.
Ramadhan, F., & Hidayat, R. (2024). Peran gerakan literasi dalam meningkatkan kecerdasan intelektual dan emosional narapidana. Jurnal Pemasyarakatan Indonesia, 8(2), 90–105.
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 165. Sekretariat Negara.
Sudradjat, T. (2018). Manajemen pembinaan kepribadian berbasis intelektual bagi warga binaan pemasyarakatan. Jurnal Ilmiah Pemasyarakatan, 12(3), 45–58.
United Nations. (2015). The United Nations standard minimum rules for the treatment of prisoners (the Nelson Mandela Rules). Resolusi Majelis Umum 70/175, Lampiran.
Wibowo, A. (2024). Analisis efektivitas pembinaan kepribadian narapidana berdasarkan rasio petugas pemasyarakatan. Jurnal Ilmiah Kebijakan Pemasyarakatan, 9(2), 75–89.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dhavin Sahidin Sahidin, Muhamad Zaki Hoeruman, Muharam Khoirul Muslim, Naniek Pangestuti, Denny Nazaria Rifani, Mitro Subroto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted commercial used, distribution and reproduction in any medium
Ezra Science Bulletin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


