UPCYCLE FASHION IN THE FEMININ ROMANTIC STYLE

Authors

  • Mutia Witri Sari Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Nofi Rahmanita Institut Seni Indonesia Padang Panjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.370

Keywords:

fast fashion,fabric manipulation,feminine romantic,upcycle

Abstract

Perkembangan industri fashion yang pesat telah mendorong munculnya fenomena fast fashion, yakni produksi busana massal dengan koleksi yang terus berganti-ganti dalam waktu singkat. Fenomena ini memberikan dampak negatif yang kompleks terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengkarya mengusung konsep upcycle melalui pemanfaatan kembali limbah busana fast fashion menjadi karya baru bernilai tambah dan ramah lingkungan. Inovasi busana upcycle yang dihasilkan dikombinasikan dengan kain wastra nusantara, yaitu motif batik durian khas Lubuklinggau, Sumatera Selatan, sebagai upaya pelestarian budaya tradisional. Teknik  fabric manipulation seperti korsase, ruffel, serta lekapan dihadirkan untuk memperkuat karakter gaya feminine romantic yang modern dan mewah. Siluet busana yang dipilih adalah A-line, dengan pilihan warna-warna cerah dan natural seperti biru muda, krem, dan coklat. Hasil karya ini diharapkan dapat memberi alternatif solusi fashion berkelanjutan, sekaligus memperkaya mode Indonesia dengan sentuhan budaya lokal dan kreativitas ramah lingkungan.

References

Chajlani, Avani. (2023). “Upcycling Clothes is the Next Big Thing in Sustainable Fashion”. Diakses dari: https://www.linkedin.com/pulse/upcycling-clothes-next-big-thing-sustainable-fashion-avani-chhajlani.

Ernanda, Dwi. (2023). “Fast fashion : Apa Itu Dan Apa Dampaknya?” Majoo.Id. Diakses dari: https://majoo.id/solusi/detail/apa-itu-fast-fashion-dan-dampaknya-dalamindustri-fashion.

Ernawati, dkk. (2008). “Tata Busana Jilid I” Untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktora Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Hidayah, T. N., & Puspitasari, F. (2021). Modifikasi Busana Tradisional Bali Dengan Korsase Bunga Sebagai Decorative Trims. Corak. Diakses dari: https://journal.isi.ac.id/index.php/corak/article/download/5538/2452.

Ngantung, Daniel. (2021). Mengenal Batik Durian Lubuklinggau Yang Mendunia di Milan Fashion Week. Wolipop. Diaksen dari: https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-5766887/mengenal-batik-durian-lubuklinggau-yang-mendunia-di-milan-fashion-week.

Poespo, G. (2009). Busana Siap Pakai: Konsep dan Implementasi. Universitas Nasional Surabaya (UNNES).

Suciati. (2023). Apa Itu Moodboard? Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya. Detik.com. Diakses dari: https://www.detik.com/bali/berita/d-6420656/apa-itu-moodboard-pengertian-fungsi-dan-cara-membuatnya

Utami, S. F. (2020). Mengenal Fast fashion dan Dampak yang Ditimbulkan. Diakses dari: https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/mengenal-fast-fashion-dan-dampak-yang-ditimbulkan/.

Wahidatunnisa. (2024). Modul Ajar Manipulating Fabric. SCRIBD. Diakses dari: https://id.scribd.com/embeds/700593176/content?start_page=1&view_mode=scroll&access_key=key-fFexxf7r1bzEfWu3HKwf.

Downloads

Published

2025-07-26

How to Cite

Sari , M. W., & Rahmanita, N. (2025). UPCYCLE FASHION IN THE FEMININ ROMANTIC STYLE . EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1170–1178. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.370