MENARA GENTALA ARASY SEBAGAI INSPIRASI DALAM BUSANA KONTEMPORER

Authors

  • Wella Endangsari Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Nofi Rahmanita Institut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.384

Keywords:

Menara gentala arasy, Batik Jambi.

Abstract

Karya yang berjudul “Menara Gentala Arasy sebagai Sumber inspirasi Dalam Busana Kontemporer”, terinspirasi dari arsitektur Menara Gentala Arasy dengan mengambil beberapa bentuk dan ornamen yang terdapat pada menara dan jembatan seperti bentuk jam, ornamen pada menara dan arsitektur jembatan dalam bentuk motif pada busana dengan menggunakan teknik payet yang membentuk motif jembatan gentala arasy sebagai hiasan busana. Busana kontemporer yang memadukan nuansa tradisional dengan elemen futuristik melalui kombinasi bahan batik Jambi yang klasik dan american drill yang modern. Pada bagian tengah terdapat motif jam dan menara yang dibuat dengan teknik lekapan benang, mencerminkan perpaduan waktu dan arsitektur. Warna biru tua dan orange memberi kontras yang dinamis, disempurnakan motif lekapan benang pada bagian lengan baju. Pemilihan warna terinspirasi langsung dari Menara Gentala Arasy yaitu warna kuning keemasan, merah, biru zamrud, dan hitam. Bahan yang digunakan yaitu satin bridall, americann drill, dan batik Jambi.

 

References

Abdullah, R. (2015). Sejarah dan Arsitektur Jambi: Identitas Lokal Amalia, S. (2019). Teknik Menjahit Pakaian dan Aplikasinya

Barnard, M. (2002). “Fashion as Communication. London”: Routledge.

BUKU, Soedarso, S. (2006). Metode Penciptaan Seni: Teori dan Aplikasi.

Dalam Ikon. Jambi: Penerbit Jaya. Di Jambi." Jurnal Arsitektur dan Budaya, 11(1), 45–50.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi. (2020). Panduan Wisata Ernawati, E. (2008). Konstruksi Busana: Teori dan Praktik. Jambi.

Effendi, R. (2016). Eksplorasi dalam Seni Rupa Kontemporer. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hidayat, T. (2013). Dasar-Dasar Desain Busana. Jakarta: Gramedia

KBBI. (2005). Jurnal ISI Yogyakarta. UPT perpustakaan ISI Yogyakarta.

Nugroho, I. (2017). "Eksplorasi Jambi: Pariwisata dan Budaya." Jurnal Pariwisata Nusantara, 9(2), 123–130.

Nurfirdausiah, Katiah. (2020). “Benjang Helaran sebagai Motif ready to wear dengan TeknikPpainting”. Jurnal Moda.vol.2.

Pemerintah Provinsi Jambi. (2021). Menara Gentala Arasy: Ikon Kota Sayoeti, A. R. (2015). Memoar Pembangunan Jambi: Perspektif Sejarah.

Poespo. (2005). “The Roll of Millinnieal Generation in Nature Everionment”. Jurnal eprint.UNY

Posner. (2014). “Penciptaan busana Haute couture dengan konsep Burung jalak Bali”. Jurnal MODA vol. 3. No. 2.

Pratista. (2008). “Penerapan Komposisi Simetris dan Asimetris pada Desainumen Acara Miss Teen Internasional Indonesia 2021”. Jurnal Calaccitra. LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar.

Pustaka Utama.

Rahmawati. (2019). “Penerapan Teknik Aplikasi Motif Verstisol jadi Busana Pesta Malam”. Journal of fashion and textile design Unesa.

Riyanto, A. A. (2003). Desain Busana. Bandung: Yapemdo.

Riyanto. (2003). “Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Busana Tari Soya- Soya dalam Pagelaran”. Jurnal UNY.

Saswitri. (1997). “Pendidikan Teknik Boga dan Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Armadillo dalam Pagelaran Busana Authenture”. Jurnal UNY

Steele, V. (2019). Paris, Capital of Fashion. Bloomsbury Publishing.

Sudjana, J., & Ratnaningsih, I. (2020). Fashion dan Budaya: Perspektif dalam Perkembangan Busana Modern.

Sugiyarto, D. (2019). "Jembatan Gentala Arasy: Simbol Modernitas dan Tradisi Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Downloads

Published

2025-07-29

How to Cite

Endangsari, W., & Rahmanita, N. (2025). MENARA GENTALA ARASY SEBAGAI INSPIRASI DALAM BUSANA KONTEMPORER. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1296–1310. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.384

Most read articles by the same author(s)