MAKNA MOTIF PALEMBANG PADA TENUN PANDAI SIKEK

Authors

  • Nelsyah Agesty Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Indra Irawan Insititut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.458

Keywords:

motif Palembang, tenun Pandai Sikek, makna budaya, nilai simbolik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian makna budaya dalam motif tradisional tenun Pandai Sikek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna budaya motif Palembang yang mencakup nilai simbolik, fungsi sosial, dan filosofi budaya masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Palembang tidak hanya berfungsi sebagai ornamen estetika, tetapi juga memiliki nilai simbolik yang melambangkan keteraturan, kesuburan, dan kehormatan. Selain itu, motif ini berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya dan identitas sosial melalui proses pembuatan tradisional yang diwariskan turun-temurun. Dengan demikian, motif Palembang pada tenun Pandai Sikek menjadi simbol keberlanjutan tradisi serta sarana pendidikan budaya bagi generasi penerus.

References

Amelia, N. (2023). Kerajinan tenun Pandai Sikek sebagai warisan budaya Minangkabau. Jurnal Jughrafia, 5(1), 12–21.

Andini, R., & Susanti, L. (2023). Motif tradisional sebagai media edukasi budaya lokal di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 15(2), 112–123.

Anggraini, D., & Syafrini, D. (2024). Upaya Konservasi Tenun Songket oleh Masyarakat Nagari Pandai Sikek. Culture & Society: Journal of Anthropological Research, 7(1), 12–23.

Eryanti, N. (2025). Makna Simbolik Kain Songket dalam Tradisi Masyarakat. Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif (JUPSI), 5(2), 56–64.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Sage Publications.

Majid, A., & Dina, W. (2023). Cultural Studies and Symbolism of Tapis Cloth Motifs in the Culture of Lampung People. Enigma in Cultural, 1(1), 1–4.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Putra, Y., & Faisal, M. (2023). Eksistensi tenun Pandai Sikek sebagai identitas budaya Minangkabau di era globalisasi. Jurnal Kajian Pariwisata dan Usaha Kreatif (JKPU), 4(2), 88–97.

Putri, I., Ismi, H., & Heni, S. (2025). Perlindungan Hukum Potensi Indikasi Geografis Tenun Songket Pandai Sikek sebagai Bagian dari Kekayaan Intelektual Komunal. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1D), 150–158.

Rodliyah, S. (2024). NTT Ikat Woven Cloths: Weaving Tradition, Motifs and Their Symbolic Meaning. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial dan Budaya, 26(1), 45–57.

Spradley, J. P. (2007). Participant Observation. New York: Holt, Rinehart, and Winston.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Agesty, N., & Irawan , I. (2025). MAKNA MOTIF PALEMBANG PADA TENUN PANDAI SIKEK. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1880–1888. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.458