RAGAM BENTUK DAN ESTETIKA MOTIF ULOS GODANG ADAT MANDAILING

Authors

  • Nur Sakinah Instutut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Indra Irawan Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Ratna Sari Nasution Bahasa Indonesia, Graha Nusantara, Padang Sidimpuan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.477

Keywords:

Ulos Godang, Bentuk Motif, Estetika, dan Budaya Mandailing

Abstract

Suku Mandailing merupakan salah satu daerah yang berada di Sumatera Utara, suku yang dikenal dengan adat istiadat dan warisan budaya yang kental. Salah satu warisan budaya yang terdapat itu adalah Ulos. Ulos merupakan warisan budaya yang memiliki nilai filosofi tinggi dan estetika dalam kehidupan masyarakat. Jenis ulos sangat banyak ragamnya di Mandailing salah satunya Ulos Godang. Ulos Godang ini sendiri simbol dari kehormatan dan kebesaran bagi masyarakat Mandailing. Ulos Godang di pakai pada saat acara besar seperti pernikahan, kelahiran, dan acara seperti penyambutan tamu besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bentuk motif dan makna warna yang terkandung dalam Ulos Mandailing. dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan ednografis, yaitu observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat Mandailing, dan literatur yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulos Godang tersebut memiliki ragam bentuk motif seperti boraspati ni tano, gorga sitompi, rante, pinar halindang, dan harungguan. yang masing-masing memiliki ragam bentuk yang berbeda dan memiliki makna yang mendalam. Dapat dilihat dari segi estetikanya, Ulos Godang memiliki stuktur komposisi warna merah, hitam, dan putih dengan harmoni dan pola geometris dan sintesis. yang dapat menggambarkan keseimbangan antara kerohanian/kejiwaan, keberanian, dan kesucian. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa Ulos Godang Mandailing tidak hanya bernilai sebagai karya tekstil saja, akan tetapi sebagai media ekspresi budaya yang mencerminkan kearifan lokal dan identitas masyarakat Mandailing.

References

Chandra. (2016). Makna simbolik ulos dalam kehidupan masyarakat Batak.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Nuriah, N., Siregar, D., & Simanjuntak, L. (2020). Penggunaan kain ulos pada acara adat masyarakat Batak. Jurnal Kebudayaan dan Seni, 8(2), 112–120.

Marpaung, J. V. (2015). Kajian estetika penerapan ragam hias kain Ulos Ragi Hotang Batak Toba pada busana siap pakai. Jurnal, Inosains, 10, 2. Hal.62

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Netty. (2015). Ragam Hias Ulos Sadum Mandailing. Jurnal Seni dan Budaya.

Downloads

Published

2025-11-27

How to Cite

Sakinah, N., Irawan, I., & Nasution, R. S. (2025). RAGAM BENTUK DAN ESTETIKA MOTIF ULOS GODANG ADAT MANDAILING. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 2018–2025. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.477

Most read articles by the same author(s)