FANATISME DALAM FOTOGRAFI KONSEPTUAL

Authors

  • Trio Sendiko Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Dira Herawati Institut Seni Indonesia Padangpanjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.542

Keywords:

Fotografi konseptual, Fanatisme, Psikologis, Semiotika, Simbolisme

Abstract

Karya tugas akhir berjudul Fanatisme dalam Fotografi Konseptual dilatarbelakangi oleh fenomena keterikatan emosional berlebihan terhadap figur publik dalam budaya digital, khususnya di kalangan generasi muda. Fanatisme yang berawal dari kekaguman kerap berkembang menjadi obsesi yang berdampak pada kondisi psikologis, pembentukan identitas, dan relasi sosial individu. Penciptaan karya ini bertujuan memvisualisasikan perkembangan fanatisme melalui empat fase, yaitu ketertarikan awal, penguatan keterikatan emosional, puncak fanatisme, serta fase dampak dan kesadaran, sekaligus mengajak penonton merefleksikan batas antara kekaguman yang sehat dan keterikatan yang merugikan. Metode penciptaan meliputi observasi, wawancara, eksperimen visual, dan eksplorasi konsep dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce sebagai landasan pembacaan tanda visual. Proses perwujudan dilakukan melalui fotografi konseptual dan pengolahan digital (digital imaging). Hasil penciptaan berupa 20 karya foto berukuran 40 × 60 cm yang dicetak menggunakan photo paper laminating doff dan disajikan dalam ruang pameran. Kesimpulannya, fotografi konseptual efektif sebagai medium ekspresi dan kritik sosial dalam merepresentasikan fanatisme budaya digital.

Keywords:  Fotografi konseptual, Fanatisme, Psikologis, Semiotika, Simbolisme.

References

Asyura, R. (2022). Fanatisme penggemar dalam budaya populer digital: Studi perilaku penggemar di media sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 6(2), 115–128.

Chung, E., Beverland, M. B., & Farrelly, F. (2008). Exploring consumer fanaticism: Extraordinary devotion in the consumption context. Advances in Consumer Research, 35, 333–340.

Jenkins, H. (1992). Textual poachers: Television fans and participatory culture. Routledge.

Mullen, B., & Whaley, A. L. (2010). Group processes: A developmental perspective. Psychology Press.

Santrock, J. W. (2012). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.

Storey, J. (2006). Cultural theory and popular culture: An introduction (4th ed.). Pearson Longman.

Wong, W. (2016). Principles of form and design. John Wiley & Sons.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Sendiko, T., & Dira Herawati. (2026). FANATISME DALAM FOTOGRAFI KONSEPTUAL. EZRA SCIENCE BULLETIN, 4(1), 165–174. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.542