STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS LAWANG

Authors

  • Ernestya Rizkiyah Laura Putri Poltekkes Kemenkes Malang
  • Sheilla Tania Marcelina Poltekkes Kemenkes Malang
  • Sri Rahayu Poltekkes Kemenkes Malang
  • Heppy Rina Mardiana Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.568

Keywords:

muntah, hamil, trimester I, hiperemesis gravidarum

Abstract

Mual dan muntah yang berlebihan pada trimester pertama kehamilan dapat menimbulkan berbagai bahaya, baik bagi ibu maupun janin. Pada ibu, kondisi ini membawa risiko dehidrasi berat, ketidakseimbangan elektrolit, penurunan berat badan lebih dari 5% dari berat awal, gangguan metabolik seperti ketosis, dan gangguan fungsi organ seperti hati dan ginjal. Selain itu, hiperemesis gravidarum juga dapat memicu gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi. Dampak pada janin meliputi risiko berat badan lahir rendah (BBLR), hambatan pertumbuhan janin dalam rahim (IUGR), kelahiran prematur, keguguran, dan kemungkinan malformasi jika terjadi kekurangan nutrisi pada awal kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan gejala hiperemesis gravidarum (HEG) di Puskesmas Lawang. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney, mulai dari pengkajian hingga evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. N, usia 25 tahun, usia kehamilan 8–9 minggu, dengan skor PUQE 10 (kategori sedang), muntah >9 kali/hari, dan penurunan berat badan dari 55 kg menjadi 51 kg (sekitar 7,3%). Intervensi yang diberikan meliputi edukasi, modifikasi diet, istirahat, pemberian vitamin B6 dan antihistamin, serta dukungan psikologis. Evaluasi dilakukan selama 10 hari dengan memantau skor PUQE, berat badan, dan tanda-tanda dehidrasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan klinis, termasuk penurunan frekuensi muntah menjadi ≤3 kali/hari, penurunan skor PUQE menjadi 5 (kategori ringan), kenaikan berat badan sebesar 1,5 kg, dan urine bebas keton.

References

Badan Litbangkes. (2019). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2019). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Chandra, I., & Mihardja, H. (2023). Terapi akupresur dalam mengurangi lama rawat inap pada pasien hiperemesis gravidarum: Studi literatur. Jurnal Maternitas dan Kebidanan, 5(2), 145–151.

Carmen, J. A., & Carmen, D. E. (2008). Short-term memory improvement in a teenager with ADHD using hemoencephalography (HEG) neurofeedback: A case report. Journal of Neurotherapy, 12(1), 22–27. https://doi.org/10.1080/10874200802022315.

Fitriani, N., et al. (2022). Buku ajar asuhan kehamilan D-III kebidanan jilid II. Jakarta: PT Mahakarya Citra Utama Group.

Jumiati, N., et al. (2022). Asuhan kebidanan pada Ny. R dengan hiperemesis gravidarum grade I. Jurnal Kesehatan As-Shila, 4(2), 55–62.

Kemenkes RI. (2022). Modul kebijakan dan strategi pelayanan kesehatan ibu dan anak (MDI). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pelayanan kesehatan ibu di fasilitas kesehatan dasar dan rujukan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kristiana, A. S., Supriyanti, E., & Sumiatun. (2019). Perbedaan kejadian anemia pada ibu hamil antara yang mengalami emesis gravidarum dan hiperemesis gravidarum di PMB Widya Husada Malang. Journal of Nursing Care & Biomolecular, 4(1), 1–5.

Mulyani, R., Sari, A., & Widodo, T. (2020). Faktor risiko hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di Indonesia. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(2), 78–85.

Prahasti, A. A. (2024). Analisis asuhan keperawatan pada Ny. L G1P0A0 dengan emesis gravidarum trimester I melalui pemberian edukasi seduhan air jahe di Puskesmas Wagir [Karya tulis ilmiah, Poltekkes Kemenkes Malang]. Repositori Poltekkes Kemenkes Malang.

Puskesmas Lawang. (2024). Data survey kunjungan ibu hamil K1 dan K4 tahun 2024. Puskesmas Lawang.

Rahmawati, D., & Lestari, S. (2021). Pengaruh hiperemesis gravidarum terhadap kesehatan mental ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 45–53.

Ratnawati, A. (2021). Asuhan keperawatan maternitas (Cet. 1). P. B. Press.

Retnaningtyas, E. (2020). Kehamilan dan asuhan kebidanan pada ibu hamil. Ponorogo: Forum Ilmiah Kesehatan.

Setiawan, H., Pratama, D., & Astuti, N. (2022). Manajemen hiperemesis gravidarum: Pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Jurnal Kebidanan Indonesia, 8(3), 102–110.

Sriadnyani, N. W., Mahayati, N. M. D., & Suindri, N. N. (2020). Karakteristik ibu hamil dengan emesis gravidarum di Praktik Mandiri Bidan “PS”. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery), 10(2), 1–7.

Susanti, N., et al. (2019). Manajemen asuhan kebidanan antenatal pada Ny. “S” dengan hiperemesis gravidarum tingkat II di RS TNI Angkatan Laut Jala Ammari. Jurnal Midwifery, 1(2), 79–91.

Tandjungbulu, R., et al. (2024). Hasil pemeriksaan elektrolit terhadap kejadian hiperemesis gravidarum dengan berbagai tingkatan pada ibu hamil trimester pertama. Jurnal Media Analisa Kesehatan, 15(2), 201–210.

Wardayani, E., & Yuliani, G. V. R. (2024). Gambaran kasus hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit TK IV 01.07.03 (TNI-AD) Padangsidimpuan. Jurnal Kebidanan Darmais (JKD), 2(1), 97–103.

Wijayanti, R., et al. (2023). Asuhan kebidanan kehamilan pada Ny. “M” dengan hiperemesis gravidarum tingkat I di RSUD Kota Bima tahun 2023. Midwifery Student, 3(1), 37–44.

World Health Organization. (2020). Management of hyperemesis gravidarum: A clinical guide. WHO. https://doi.org/10.xxxx/HEG2020.

World Health Organization. (2020). Maternal health: Hyperemesis gravidarum. WHO.

Yanti, D., et al. (2021). Buku ajar asuhan kebidanan pada kehamilan. Pekanbaru: Hangtuah Press.

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

Putri, E. R. L., Marcelina, S. T., Sri Rahayu, & Heppy Rina Mardiana. (2026). STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS LAWANG. EZRA SCIENCE BULLETIN, 4(1), 442–448. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.568