ANALISIS PERAN TIM LOKASI DALAM MANAJEMEN PRODUKSI FILM MENUJU PELAMINAN

Authors

  • Andri Syahputra Institut Seni Indonesia Padang Panjang
  • Hery Sasongko Institut Seni Indonesia Padang Panjang
  • Dynia Fitri Institut Seni Indonesia Padang Panjang

DOI:

https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.463

Keywords:

Manajemen Produksi, Produksi Film, Tim Lokasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tim lokasi dalam menunjang keberhasilan produksi film Menuju Pelaminan. Tim lokasi merupakan bagian integral dari proses produksi film yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan tempat pengambilan gambar, koordinasi lapangan, serta hubungan sosial dengan masyarakat di area produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tim lokasi memiliki peran strategis dalam tiga tahap utama produksi, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Pada tahap pra-produksi, tim lokasi berperan dalam menentukan lokasi syuting, mengurus perizinan, dan menyiapkan logistik. Pada tahap produksi, mereka mengatur jalannya kegiatan di lapangan agar sesuai dengan rencana kerja. Sedangkan pada tahap pasca-produksi, tim lokasi memastikan pemulihan lokasi serta penyelesaian administrasi. Keberhasilan produksi film Menuju Pelaminan tidak terlepas dari profesionalitas, komunikasi, dan kemampuan adaptasi tim lokasi dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan.

Author Biographies

Andri Syahputra, Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Mahasiswa

Hery Sasongko, Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Dosen Pengampu Mata Kuliah

Dynia Fitri, Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Dosen Pengampu Mata Kuliah

References

Antara News. (2025, Oktober 6). Film "Menuju Pelaminan" gunakan teknologi XR, Bhisma. doi: https://sultra.antaranews.com/berita/521281/film-menuju-pelaminan-gunakan-teknologi-xr-bhisma-lebih-efisien-dan-nyaman

Arsyad, A. (2004). Media pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Effendy, O. U. (2003). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Latief, A., & Utud, Y. (2015). Teknik produksi film dan televisi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Prayogo, A. (2019). “Perencanaan Lokasi dan Efisiensi Produksi Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.” Jurnal Media Kreatif, 7(2), 101–110.

Qiong, O. (2017). A briefl introduction to perception. Studies in Literature and Language, 15(4), 18-20. doi: http://dx.doi.org/10.3968/10055

Rahman, A. (2019). Analisis Peran Tim Lokasi dalam Produksi Film Pendek. Jurnal Profilm SAE , 54-60.

Rahmadani, F. (2021). “Fungsi Sosial Tim Lokasi dalam Produksi Film Nasional.” Jurnal Komunikasi dan Perfilman, 5(1), 22–31.

Sari, D. P. (2020). Manajemen Pra Produksi Film Fiksi Pendek Lies. Journalaudiens UMY , 67-72.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Utami, R. (2021). Strategi Manajemen Produksi Film Televisi. Jurnal UNMER , 70-75.

Wahyuni, S. (2018). Manajemen Sosial Budaya dalam Produksi Film. Jurnal Komunikasi Budaya. 31-36.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Syahputra, A., Sasongko, H., & Fitri, D. (2025). ANALISIS PERAN TIM LOKASI DALAM MANAJEMEN PRODUKSI FILM MENUJU PELAMINAN. EZRA SCIENCE BULLETIN, 3(2), 1907–1918. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.463

Most read articles by the same author(s)