REPRESENTASI TRADISI MANGONGKAL HOLI DALAM BUDAYA BATAK TOBA PADA FILM TULANG BELULANG TULANG KARYA SAMMARIA SARI SIMAJUNTAK
DOI:
https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.333Keywords:
Representasi, Mangongkal Holi, Budaya Batak Toba, Film, Stuart Hall, Tulang Belulang Tulang belulang tulangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tradisi Mangongkal Holi direpresentasikan dalam film Tulang Belulang Tulang karya Sammaria Sari Simanjuntak. Tradisi Mangongkal Holi merupakan salah satu ritus penting dalam budaya Batak Toba yang berkaitan dengan penghormatan terhadap leluhur melalui pemindahan tulang-belulang ke dalam tugu keluarga. Film sebagai medium budaya memiliki peran penting dalam membentuk dan menyampaikan makna budaya kepada masyarakat luas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis konten, penelitian ini menelaah elemen visual dan naratif film serta respons dari tokoh adat, pelaku film, dan penonton dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini berhasil merepresentasikan unsur-unsur budaya Batak Toba melalui simbol seperti tugu napir, ulos, tari tortor, hingga system kekerabatan. Selain itu, film juga menampilkan bagaimana nilai-nilai budaya tersebut mengalami negosiasi dengan dunia modern, baik secara naratif maupun visual. Teori representasi Stuart Hall dan teori kognitif film dari Noël Carroll digunakan untuk menginterpretasikan proses pembentukan makna dalam film. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Tulang Belulang Tulang bukan hanya menjadi media hiburan, tetapi juga media edukatif dan reflektif
yang efektif dalam melestarikan dan mengenalkan kembali budaya Batak Toba, khususnya kepada generasi muda dan masyarakat umum lintas etnis.
References
Carroll, N. (1996). Theorizing the moving image. Cambridge University Press.
Darmiyat, Z., & Afifah, W. (2021). Analisis konten, etnografi dan grounded theory, dan hermeneutika dalam penelitian. Jakarta Timur: PT. Bumi Aksara.
Hall, Stuart. (1997). Representation: Cultural representation and signifying practices. London: The Open University.
Moleong, L. J. (1989). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Mursid, A., & Manesah, D. (2020). Pengantar teori film. Yogyakarta: Deepublish.
Pratista, H. (2017). Memahami film (Edisi 2). Sanggrahan: Montase Press.
Situmorang, J. (2021). Asal usul, silsilah, dan tradisi budaya Batak Toba. Yogyakarta: Cahaya Harapan.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitri Hasmi Nainggolan, Abdul Rahman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted commercial used, distribution and reproduction in any medium
Ezra Science Bulletin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



